Langsung ke konten utama

PELANTIKAN REKTOR UNIVERSITAS PEKALONGAN PERIODE 2022-2026

H. ANDI KUSHERMANTO, S.E., M.M. DILANTIK MENJADI REKTOR UNIVERSITAS PEKALONGAN PERIODE 2022-2026


      Pembina Yayasan Samartyha Mahotsaha Paramadharma yakni Drs. Irjen Polisi Purnawirawan Suprapto, M.M. resmi melantik H. Andi Kushermanto, S.E., M.M. sebagai Rektor Universitas Pekalongan masa bakti 2022-2026 pada Rabu 9 Maret 2022. Gedung F Lantai 8 Universitas Pekalongan menjadi tempat pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut. Acara pelantikan ini dihadiri oleh tamu undangan dari berbagai pihak dan beberapa dosen.

   Bapak H. Suryani, S.H., M.Hum. yang merupakan rektor sebelumnya dalam sambutan beliau  mengungkapkan Selama 12 tahun bekerja sama dengan Bapak Andi, saya percaya akan kapasitas dan kapabilitas beliau dan insyaallah saya percaya pak Andi mampu mengembangkan Unikal lebih maju dan unggul. Pak Andi adalah sosok yang memiliki kemampuan memimpin akademik yang visioner dan mempunyai pemikiran yang cerdas

     Beliau juga berpesan kepada para dosen untuk menjadi pengajar yang lincah dan tangkas, merespon perubahan yang ada, dan diharapkan selalu beradaptasi dengan lingkungan baru. Unikal harus diupayakan melakukan lompatan inovasi. Untuk itu, yang harus dilakukan oleh dosen dan mahasiswa adalah menciptakan sebuah ekosistem baru yang kondusif bagi tumbuhnya inovasi guna mewujidkan sikap transformatif kreatif yang menjadi tagline Universitas Pekalongan saat ini.

     Sementara itu, Bapak H. Andi Kushermanto, S.E., M.M. yang baru saja dilantik juga dalam sambutannya menyampaikan Saya mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya kepada dewan pembina, pengawas, dan pengurus Yayasan Samarthya Mahotsaha Paramadharma, Senat Akademik, dan seluruh civitas akademika Unikal atas amanah yang diberikan pada pundak saya. Semoga, saya bisa menjadi lebih baik dan bisa mengemban amanah ini dengan maksimal. Kami ucapkan terima kasih pula atas berbagai capaian dan prestasi yang telah diraih unikal dimasa kepemimpinan bapak H. Suryani, S.H., M.Hum. dan ini merupakan modal saya untuk kedepan jauh lebih baik

     Pemimpin baru Universitas Pekalogan telah lahir, yangmana segala bentuk harapan dan capaian akan terus ditujukan kepadanya. Semoga Bapak H. Andi Kushermanto, S.E., M.M. dapat mengemban amanah dan memipin dengan baik serta memberikan perubahan yang lebih baik untuk Universitas Pekalongan kedepan. 

  Dalam akhir pidato Bapak H. Andi Kushermanto, S.E., M.M. mengatakan bahwa pemimpin tidak lahir karena ijazah tetapi karena keikhlasan yang terus diasah. Pemimpin bukan sekedar bisa  jadi hero tetapi bisa menciptakan dan menggerakan hero lainnya. 


Penulis : Shofwatul Fuadah

Editor : M. Addi Syirfan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Demokrasi Kampus di Titik Nadir: Skandal Sertifikat dan Matinya Independensi Penyelenggara Pemira

  Pekalongan, 14 Desember 2025 - Pelaksanaan debat terbuka Pemira di Universitas Pekalongan diwarnai dengan pengunduran diri salah satu calon kandidat. Keputusan tersebut diambil di tengah berlangsungnya acara setelah adanya unggahan  terkait dugaan penyelewengan sertifikat LKMM-TM ITSNU. Mahasiswa di lokasi terlihat riuh dan mempertanyakan beragam spekulasi di kalangan mahasiswa mengenai integritas panggung pemilihan tersebut. Peristiwa ini bermula ketika isu keabsahan sertifikat LKMM-TM milik salah satu kandidat menjadi pembicaraan hangat di media sosial. Di tengah prosesi debat terbuka, kandidat yang bersangkutan secara resmi menyatakan mengundurkan diri dari bursa pencalonan. Dalam pernyataannya ia menjelaskan,  "Pada awalnya saya akan Kembali ke fakultas Teknik bahkan telah melakukan konsolidasi pada hari 24 November 2025. Hal tersebut dapat dikonfirmasikan kepada teman-teman Teknik yang hadir pada hari itu. Namun pada malam tanggal 26 November 2025 tepat sebelum pen...

Bandit Kaus Kaki Resahkan Jamaah Masjid UNIKAL

Pekalongan, 20 November 2025 - Warga UNIKAL dihebohkan dengan maraknya kejadian hilangnya kaus kaki jamaah saat melakukan ibadah di masjid kampus. Peristiwa ini ternyata bukan yang pertama kali terjadi.

NASKAH ESAI: Membangun Media yang Memanusiakan Manusia

     Penulis: Diki Mardiansyah (Juara 3 Lomba Esai Festival Jurnalistik LPM Suaka UNIKAL 2021)      Media semakin tidak memegang etika jurnalistik dan menuju keadaan yang semakin mengkhawatirkan. Banyak malpraktik di industri media. Profesi wartawan banyak digunakan oleh orang-orang yang tidak jelas, hanya untuk mencari keuntungan pribadi semata. Baik dengan mencari “amplop”, memeras, clickbait, membuat media “abal-abal” yang tujuannya hanya mencari uang, atau menjadikan media memuat berita yang jauh dari nilai-nilai kemanusiaan      Hal itu, saya kira, menjadi pelanggaran kode etik yang sangat serius dan semakin menggejala. Dengan dilanggarnya kode etik jurnalistik itu, implikasinya adalah media tidak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan karena membuat berita yang tidak berkualitas dan bermutu. Padahal, media menjadi sarana penting untuk menyampaikan pesan tentang kemanusiaan. Sebab, kemanusiaan adalah nilai universal yang dapat men...