Langsung ke konten utama

LPMBA MENULIS PUISI NASIONAL 2019 LPM SUARA KAMPUS UNIVERSITAS PEKALONGAN





[Lomba Menulis Puisi]
Dalam memperingati Dies Natalis ke-6 LPM Suaka Universitas Pekalongan proudly present;
Lomba Menulis Puisi dengan tema "Media Massa"
Adapun ketentuan yang berlaku dan harus ditaati oleh peserta.
1. Lomba ini dibuka untuk umum
2. Karya buatan sendiri dan belum pernah dipublikasikan
3. Tidak mengandung unsur sara
4. Follow Instagram kami @lpmsuakaunikal
5. Diketik menggunakan kertas A4, font 12 Times New Roman file dikirim ke : gudangkarya.lpmsuaka@gmail.com format: NAMA_JUDUL PUISI_ASAL
6. Membayar biaya pendaftaran melalui no rekening maupun offline ke ruang redaksi LPM Suaka sebesar Rp.20.000,- untuk satu karya.
7. Bukti pembayaran di kirim ke CP Miftakhul Rohmah.
8. Ada juara 1,2,3 dan semua peserta mendapatkan e-sertifikat.
Bukti Pembayaran ke Rekening BRI 5824-01-019650-53-0 AN. Miftakhul Rohmah
So? Tunggu apalagi yukkkk menulis puisi tuangkan semua kata-kata indahmu melalui puisi siapa tahu kamu beruntung. Salam Pers Mahasiswa!!
CP: +6285741134026 (Mifta)
+62 852-2556-7352 (Zaka)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sidang MUSMA Menyisakan Tanda Tanya Saat Transparansi Hilang dan Aspirasi Tak Lagi Nyaring?

Sidang  Musyawarah Mahasiswa (MUSMA) itu forum tertinggi untuk pertanggungjawaban pengurus lama dan regenerasi kepemimpinan baru. Oh, kalau begitu pasti semua permasalahan organisasi selama satu periode bakal terjawab di forum tersebut ye kan? loh, tapi kok malah semakin banyak ‘pertanyaan’ setelah MUSMA Universitas kemarin?

NASKAH ESAI: Membangun Media yang Memanusiakan Manusia

     Penulis: Diki Mardiansyah (Juara 3 Lomba Esai Festival Jurnalistik LPM Suaka UNIKAL 2021)      Media semakin tidak memegang etika jurnalistik dan menuju keadaan yang semakin mengkhawatirkan. Banyak malpraktik di industri media. Profesi wartawan banyak digunakan oleh orang-orang yang tidak jelas, hanya untuk mencari keuntungan pribadi semata. Baik dengan mencari “amplop”, memeras, clickbait, membuat media “abal-abal” yang tujuannya hanya mencari uang, atau menjadikan media memuat berita yang jauh dari nilai-nilai kemanusiaan      Hal itu, saya kira, menjadi pelanggaran kode etik yang sangat serius dan semakin menggejala. Dengan dilanggarnya kode etik jurnalistik itu, implikasinya adalah media tidak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan karena membuat berita yang tidak berkualitas dan bermutu. Padahal, media menjadi sarana penting untuk menyampaikan pesan tentang kemanusiaan. Sebab, kemanusiaan adalah nilai universal yang dapat men...

Kolaborasi untuk Literasi: Novo Club Region 5 dan TBM Hidup Punya Cerita

Pekalongan, 26 Oktober 2025 - Novo Club Region 5 berkolaborasi dengan TBM (Taman Baca Masyarakat) Hidup Punya Cerita melaksanakan kegiatan, "Satu Buku, Seribu Asa" di Posko TBM Hidup Punya Cerita, Mayangan, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan. Acara ini bertepatan dengan harlah 1 tahun berdirinya TBM Hidup Punya Cerita, serta menjadi bentuk kepedulian mahasiswa terhadap literasi anak-anak Indonesia yang kian memperihatinkan.