Langsung ke konten utama

Tingkatkan Keterampilan Menulis dan Kepemimpinan, GenBI Komisariat Universitas Pekalongan Selenggarakan Workshop Menarik

(Pekalongan, 27/09/2023) - Kerjasama antara Bank Indonesia dengan Universitas Pekalongan sudah terjalin sejak 2015. Diawali dengan BI Corner, hingga pembentukan Generasi Baru Indonesia. Generasi Baru Indonesia (GenBI) merupakan komunitas yang terdiri dari mahasiswa/i penerima beasiswa Bank Indonesia yang berada di bawah naungan Bank Indonesia. Hal ini menjadi ruang-ruang bagi mahasiswa untuk meningkatkan kapasitas, potensi, dan bakatnya.


Generasi Baru Indonesia (GenBI) Tegal Komisariat Universitas Pekalongan telah menyelenggarakan kegiatan Workshop Kepenulisan, Penelitian, dan Upgrading Skills dalam rangka menjalankan program kerja tahunan. Acara yang diselenggarakan di Auditorium Gedung C Universitas Pekalongan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Pekalongan Bapak Andi Kushermanto, S.E., M.M. beserta jajarannya, Kepala KPW BI Tegal Bapak Marwadi, dan juga Pembina GenBI komisariat Universitas Pekalongan Ibu Didha Putri Citradika, S.E, M.M.

Adapun peserta yang mengikuti workshop ini adalah mahasiswa dari delegasi setiap fakultas di Universitas Pekalongan terutama mahasiswa baru. Hadir pula delegasi dari GenBI Komisariat Universitas Panca Sakti, Universitas Islam Negeri K.H Abdurrahman Wachid, dan dari Universitas Pekalongan itu sendiri.

Kegiatan Workshop ini memiliki beberapa tujuan, yang pertama untuk pelatihan kepemimpinan (upgrading skills) dimaksudkan untuk meningkatkan kepemimpinan dari peserta. Kedua, untuk pelatihan mahasiswa agar lebih paham dan terampil tentang penelitian itu seperti apa, dan karya ilmiah itu bagaimana kepenulisannya. Ketiga, agar mahasiswa memahami bagaimana cara publikasi karya ilimah, yang dimana karya ilmiah tersebut dapat bermanfaat kedepannya.

Mahasiswa yang hadir pada kegiatan workshop mengungkapkan bahwa tujuan mengikuti kegiatan ini yaitu untuk menggali info lebih dalam mengenai kepenulisan dan karya ilmiah. “Apalagi kita sebagai mahasiswa perlu meningkatkan skill dan mencari ilmu agar kedepannya kita bisa menggunakan ilmu tersebut sebaik baiknya,” ujar Najwa mahasiswa prodi Teknologi Batik. “Kami tertarik karena ini merupakan kesempatan yang jarang sekali. acaranya juga tertata dengan baik dan sangat bagus,” pungkasnya.

Ardhi Nur Ikhsan selaku Ketua Panitia Pelaksana berharap dengan diadakannya kegiatan workshop ini dapat memberikan pengetahuan lebih lanjut dan lebih luas mengenai penelitian dan juga penulisan. Namun, menyikapi perkembangan sekarang kebutuhan mahasiswa banyak yang kurang mengasah skill kepemimpinan dan diharapkan dengan dilaksanakannya workshop ini bisa memberikan keterampilan, wawasan, dan relasi. “Nanti juga ada tindak lanjut agar bukan hanya mendengarkan, tapi juga ada hasil karya ilmiah yang dihasilkan dan dipublikasikan.” tutur Ardhi.

“Dan terbukti dengan mengikuti program dari Bank Indonesia tersebut mahasiswa mampu memiliki kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi dengan baik, dan kemampuan menulis yang lebih baik.” ungkap Bapak Andi Kushermanto, S.E., M.M. selaku Rektor Universitas Pekalongan. “Dan yang lebih penting, program beasiswa bank Indonesia yang sudah terlaksana selama tiga tahun ini Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan mampu dimanfaatkan dengan baik,” imbuhnya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NASKAH ESAI: Membangun Media yang Memanusiakan Manusia

     Penulis: Diki Mardiansyah (Juara 3 Lomba Esai Festival Jurnalistik LPM Suaka UNIKAL 2021)      Media semakin tidak memegang etika jurnalistik dan menuju keadaan yang semakin mengkhawatirkan. Banyak malpraktik di industri media. Profesi wartawan banyak digunakan oleh orang-orang yang tidak jelas, hanya untuk mencari keuntungan pribadi semata. Baik dengan mencari “amplop”, memeras, clickbait, membuat media “abal-abal” yang tujuannya hanya mencari uang, atau menjadikan media memuat berita yang jauh dari nilai-nilai kemanusiaan      Hal itu, saya kira, menjadi pelanggaran kode etik yang sangat serius dan semakin menggejala. Dengan dilanggarnya kode etik jurnalistik itu, implikasinya adalah media tidak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan karena membuat berita yang tidak berkualitas dan bermutu. Padahal, media menjadi sarana penting untuk menyampaikan pesan tentang kemanusiaan. Sebab, kemanusiaan adalah nilai universal yang dapat men...

TBM Ngaji Literasi: Membangun Generasi Bermartabat di Tengah Gempuran Era Digital

  Dokumentasi: Putri Pekalongan - Taman Baca Masyarakat (TBM) Hidup Punya Cerita menyelenggarakan kegiatan bertajuk 'Ngaji Literasi' pada 6 Maret 2026. Acara yang dimulai pukul 16:30 WIB di lingkungan TBM ini bertujuan membekali generasi muda dengan ketajaman intelektual dan akhlak mulia selama bulan Ramadan.  Rangkaian acara diawali dengan ceramah mengenai puasa oleh Ustaz Ahmad Fauzi, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan buka bersama.  Pembina sekaligus Pendiri TBM Hidup Punya Cerita, Barok, menegaskan bahwa tema "Ramadan dan Kebangkitan Intelektual" dipilih karena keprihatinan terhadap masifnya informasi di ruang digital yang sering kali memuat hoaks. Menurutnya, kecerdasan tanpa moralitas akan menjadi bumerang. Dokumentasi: Putri "Generasi muda saat ini dimudahkan oleh akses digital yang cepat, namun rentan terpapar hoaks. Kita ingin membentuk generasi bermartabat melalui penguatan literasi. Selain ilmu, kita harus mengutamakan akhlak mulia. ...

Mahasiswa Unikal Sukses Dampingi UMKM Telur Asin Pekalongan Menuju Kancah Digital

Pekalongan - Lima mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Pekalongan (Unikal) semester tiga memberikan pendampingan digitalisasi kepada UMKM Telur Asin "Enen", salah satu produsen telur asin rumahan Banyurip di Kota Pekalongan. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada 28 Desember 2025 merupakan implementasi mata kuliah Bisnis Digital yang mendorong mahasiswa untuk menerapkan strategi pemasaran modern secara langsung di lapangan. Kelompok mahasiswa yang terdiri dari Karimah Wirdiyan Zahro, Ika Lailatus Syarifah, Nirva Putri, Dimas Putra dan Pradipta Arya memilih UMKM Telur Asin Enen setelah melakukan observasi lapangan. Produk telur asin tersebut dinilai memiliki potensi pasar besar karena kualitasnya tergolong premium dengan harga yang tetap terjangkau. Kuning telur yang masir dan bertekstur omega serta rasa asin yang seimbang menjadi keunggulan yang jarang ditemukan pada produk sejenis.  Sebelum pendampingan dilakukan, pemasaran UMKM Telur Asin Enen masih bergantung pada p...