Langsung ke konten utama

NOBAR INDONESIA VS UZBEKISTAN, CIVITAS AKADEMIK PENUHI GOR UNIKAL

 

Pekalongan (29/04/2024) Dalam upaya mendukung timnas dalam laga piala Asia U-23, Universitas Pekalongan mengadakan acara nonton bareng di GOR UNIKAL. Banyak mahasiswa serta dosen ikut memeriahkan acara tersebut.

Menurut Mas Fatah Tegar, selaku kemahasiswaan dan panitia penyelenggara acara, kegiatan ini bertujuan untuk membuat kampus ramai dan mendekatkan civitas akademika supaya semakin hangat.

“Tujuan diselenggarakannya acara ini yang pertama membuat kampus kita ramai, yang kedua untuk mendekatkan antara civitas akademika lebih dekat lagi, karena kemaren kan kita baru hangat ya, maksudnya habis wisuda. Dekat antara dosen, karyawan, dan mahasiswa. Ya harapannya kita semakin dekat lagi dengan acara ini.” Ujar Mas Fatah.

Selain itu, acara nonton bareng ini juga di meriahkan oleh UKM musik Sriwijaya. Yang mengadakan live musik sebelum acara nobar dimulai. Dengan live musik tentunya menambah meriah acara ini.

“Acara ini di meriahkan UKM musik. Orang pertama yang saya hubungi adalah ketua UKM musik. Saya bilang ke ketuannya untuk ngisi acara , pokonya ngisi untuk acara sendiri, usung-usung sendiri, mainkan sendiri, kaya biasane lah. Saya bikin acara tidak formal pokoknya sesantai mungkin.” Ujar mas Fatah.

Mahasiswa sangat antusias dalam memeriahkan acara ini, terlebih lagi yang dekat dengan GOR Unikal seperti penghuni apartemen juga banyak yang ikut nobar. Dengan adanya acara ini dapat membuat semangat menonton semakin tinggi, karena ada teman untuk menonton. Respon positif  juga diberikan mahasiswa dalam penyelenggaraan acara nonton bareng ini.

Muhammad Irawan dari D4 Teknik kontruksi mengatakan, “Alasan saya nobar disini pertama ingin meramaikan nonton bareng sepak bola Indonesia vs Uzbekistan, terus yang kedua banyak temen yang meramaikan, jadi ikut antusias meramaikan juga. Karena ya dari kecil suka bola hobi nya juga main bola jadi kalo ada acara kaya gini ya sangat antusias. Saya juga bangga, karena Unikal sendiri memfasilitasi mahasiswa untuk nobar mendukung Indonesia.”

“Alasan saya ikut nobar disini soalnya yang paling dekat. Saya antusias banget dengan acara ini. Nobar kaya gini bagi anak kos, kan saya anak kos ga ada tv, jadi enak nobar disini ada temennya layarnya besar. Seru si nobar disini, ada penampilan dari UKM musik jadi ada band-band nya juga.” Ujar Afiya dari prodi manajemen

Acara nobar ini sangat meriah karena penonton yang menonton dari awal hingga akhir acara ditambah juga teriakan oleh para penonton, apalagi ketika bola mendekiati gawang, penonton otomatis berteriak.

Sepertinya Unikal harus sering membuat acara yang meriah untuk lebih mendekatkan lagi para staff akademi dan para mahasiswa seperti ini.

 

Penulis             : Reza Septian Dhuhana Putra Sety

Reporter          : Reffi Mahriza

Editor              : Rahma Nurhidayah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NASKAH ESAI: Membangun Media yang Memanusiakan Manusia

     Penulis: Diki Mardiansyah (Juara 3 Lomba Esai Festival Jurnalistik LPM Suaka UNIKAL 2021)      Media semakin tidak memegang etika jurnalistik dan menuju keadaan yang semakin mengkhawatirkan. Banyak malpraktik di industri media. Profesi wartawan banyak digunakan oleh orang-orang yang tidak jelas, hanya untuk mencari keuntungan pribadi semata. Baik dengan mencari “amplop”, memeras, clickbait, membuat media “abal-abal” yang tujuannya hanya mencari uang, atau menjadikan media memuat berita yang jauh dari nilai-nilai kemanusiaan      Hal itu, saya kira, menjadi pelanggaran kode etik yang sangat serius dan semakin menggejala. Dengan dilanggarnya kode etik jurnalistik itu, implikasinya adalah media tidak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan karena membuat berita yang tidak berkualitas dan bermutu. Padahal, media menjadi sarana penting untuk menyampaikan pesan tentang kemanusiaan. Sebab, kemanusiaan adalah nilai universal yang dapat men...

TBM Ngaji Literasi: Membangun Generasi Bermartabat di Tengah Gempuran Era Digital

  Dokumentasi: Putri Pekalongan - Taman Baca Masyarakat (TBM) Hidup Punya Cerita menyelenggarakan kegiatan bertajuk 'Ngaji Literasi' pada 6 Maret 2026. Acara yang dimulai pukul 16:30 WIB di lingkungan TBM ini bertujuan membekali generasi muda dengan ketajaman intelektual dan akhlak mulia selama bulan Ramadan.  Rangkaian acara diawali dengan ceramah mengenai puasa oleh Ustaz Ahmad Fauzi, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan buka bersama.  Pembina sekaligus Pendiri TBM Hidup Punya Cerita, Barok, menegaskan bahwa tema "Ramadan dan Kebangkitan Intelektual" dipilih karena keprihatinan terhadap masifnya informasi di ruang digital yang sering kali memuat hoaks. Menurutnya, kecerdasan tanpa moralitas akan menjadi bumerang. Dokumentasi: Putri "Generasi muda saat ini dimudahkan oleh akses digital yang cepat, namun rentan terpapar hoaks. Kita ingin membentuk generasi bermartabat melalui penguatan literasi. Selain ilmu, kita harus mengutamakan akhlak mulia. ...

Cerpen Satu Buku

Aku menghela napas melihat jam dinding di ruang kelas yang sunyi dan hanya ada satu suara, yaitu suara guru matematika yang sangat menyebalkan. Guru yang selalu memberi tugas dengan segudang pertanyaan di kelas sebagai hukuman jika tertidur dikelas. Melihat banyaknya rumus membuatku sangat malas dan ingin tidur di kelas. Aku selalu berpikir bahwa sekolah adalah neraka bagi setiap anak di dunia, tidak berguna dan hanya membuang waktu. Aku pikir hidup akan lebih baik jika anak diseluruh dunia tidak bersekolah. Ketika bel pulang sekolah terdengar, itulah hal yang sangat menggembirakan bagiku. Hal  yang sudah kutunggu–tunggu sejak pukul 07.00 pagi. Aku tidak menyukai sekolah, entah karena gurunya, teman – teman yang jahil atau karena hal lain yang tidak dapat diprediksi. Di sekolah aku hanya melamun, membaca komik, atau bahkan tertidur karena terlalu asik main game semalaman. Aku tidak tahu arah dan tujuan hidup yang jelas. Aku hanya tahu game, komik, dan tidur. Berbaring d...