Langsung ke konten utama

Postingan

WISUDA KE-55 DAN DIES NATALIS KE-40 UNIKAL DIGELAR SECARA BERKALA

[Pekalongan, 25/09/2021] Telah terselenggara wisuda ke-55 dan Dies Natalis ke-40 Universitas Pekalongan, dengan tema "Menanam Perubahan, Memanen Keberkahan." Wisudawan yang berjumlah  622 orang melakukan prosesi wisuda secara berkala yaitu dengan 3 sesi. Sesi ke-1 dan sesi ke-2 dilakukan secara luring di Hotel Nirwana, sedangkan sesi ke-3 dilakukan secara daring. "Perizinannya kita mengikuti intruksi Mendagri, kan masih PPKM level 2. Makanya dari kemarin mau diselenggarakan di kampus, tapi mahasiswa menghendaki di hotel. Makanya kan dari Universitas istilahnya nyenengke mahasiswa," ungkap Pak Andang selaku Ketua Pelaksana. Pihak kampus berusaha semaksimal mungkin dalam penyelenggaraan prosesi wisuda ini. Hal itu terlihat dari panitia yang telah mempersiapkan acara ini dari jauh-jauh hari. Selain itu, para tamu undangan dan wisudawan juga terlihat sangat antusias. "Saya ikut bangga melihat perkembangan Unikal," ungkap Wakil Ketua MPR Asrul Sani yang turut m...

Polemik Penggusuran, KOMNAS HAM Lakukan Mediasi

  Batang – Warga Banyuputih bersama Komnas HAM mendatangi Kantor Bupati Batang guna mediasi terkait kasus penggusuran paksa yang dilakukan Pemkab Batang di bekas pangkalan truk Petamanan, Banyuputih, Batang, pada Selasa (21/09). Berdasarkan pantauan tim kami, mediasi tersebut tidak dihadiri oleh Bupati Batang Wihaji. Mediasi yang dilakukan secara tertutup ini, hanya dihadiri oleh Kepala Bakesbangpol, Kepala Dinsos, Kepala Dishub, Kepala Biro Hukum, serta DPRD Kabupaten Batang.   Kuslal, selaku pendamping warga terdampak penggusuran menyayangkan atas tindakan Bupati Batang Wihaji yang mangkir dari mediasi tersebut. "Sampai sekarang Bupati tidak pernah mau menemui (warga). Kalau Bupati Batang mau menemui rakyat, kan kita bisa mencari win win solution . Baiknya bagaimana," ujar Kuslal. Polemik ini dilatarbelakangi oleh pihak Pemkab Batang yang menurut warga melakukan penggusuran secara tiba-tiba. Rencananya, Pemkab Batang akan menggunakan bekas pangkalan truk tersebut sebag...

Mediasi Komnas HAM atas Kasus Penggusuran Petamanan, Bupati Batang Mangkir

Batang, 21 September 2021 - Polemik penggusuran pangkalan truk dan rumah warga RT 03 RW 03 Petamanan, Banyuputih, Batang memasuki babak baru. Setelah sebelumnya warga Petamanan mengadu ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), hari ini, Selasa, 21 September 2021 diadakan mediasi oleh Komnas HAM antara Warga korban penggusuran dengan Bupati Batang di Kantor Bupati Batang.  Mediasi yang dimulai pada pukul 09.30 pagi itu dilakukan tanpa kehadiran pihak Teradu, dalam hal ini Bupati Batang Wihaji. Wihaji mangkir dalam kegiatan tersebut tanpa ada keterangan yang jelas.  Dalam kegiatan tersebut, warga Petamanan yang merupakan korban penggusuran akibat adanya alih fungsi Pangkalan Truk Petamanan menjadi Islamic Center menuntut Bupati Batang untuk menjamin hak-hak warga terdampak. Pasalnya, hingga hari ini warga terdampak belum menerima ganti rugi yang layak sebagaimana mestinya.  Rusmanto, Kepala Bakesbangpol Batang dalam forum mediasi tersebut mengklaim bahwa Pemkab Bat...

Selenggarakan Vaksin Massal, Universitas Pekalongan Turut Andil Penanggulangan Pandemi.

  Pekalongan, 27 Agustus 2021 - Program vaksinasi massal yang diselenggarakan Universitas Pekalongan selama 5 hari, yakni dimulai dari tanggal 25 Agustus dan akan berakhir di 30 Agustus 2021 mendatang. Kegiatan vaksinasi ini merupakan vaksinasi dosis pertama. Kegiatan ini bertempat di kampus Universitas Pekalongan, Jl. Sriwijaya No. 3 Kota Pekalongan. Pihak Humas Gugus Tugas Covid Universitas Pekalongan, Rr. Vita Nur Latif, SKM, M.Kes menuturkan bahwa pelaksanaan kegiatan vaksinasi ini merupakan elaborasi kerjasama antara Universitas Pekalongan dengan Polres Pekalongan kota, Kodim 0710 dan Dinas Kesehatan Kota Pekalongan. Jenis vaksin yang digunakan, yaitu jenis Moderna dan Astra Zeneca.   "Dan untuk sasarannya yaitu 5000 sasaran. Sudah include seluruh mahasiswa Universitas Pekalongan dan masyarakat umum." imbuhnya. Kegiatan ini bertujuan sebagai upaya untuk pencegahan dan penanggulangan pandemi Covid-19. Disamping itu, penyelenggaraan vaksinasi ini bertujuan untuk memp...

NASKAH ESAI : Ironi Akun Berita Lokal di Instagram dan Erosi Kemanusiaan

  Penulis: Muhammad Arsyad (Juara 1 Lomba Esai Festival Jurnalistik LPM Suaka UNIKAL 2021) Kiwari banyak bermunculan akun-akun media lokal di Instagram. Riset Ross Tapsell dan Sita Dewi menyebut, kemunculan akun berita lokal di Instagram merupakan akibat dari konglomerasi media dan pemberitaan yang jakartasentris . Dalam riset tersebut, akun-akun berita lokal mengadopsi nama-nama koran, seperti @InfoBandungKota , @KabarTangsel , dan @KabarJogja . Lewat risetnya itu, Ross Tapsell dan Sita Dewi menjelaskan,  akun-akun berita lokal telah membantu masyarakat terutama selama pandemi. Misalnya, membantu menginformasikan kondisi rumah sakit, area penularan, serta pusat vaksinasi. Hal yang memang sangat krusial di hari ini. Mengingat tren konsumsi media sosial di Indonesia belakangan pun cukup tinggi. We Are Social merilis pengguna media sosial di Indonesia Tahun 2021 sebanyak 170 juta pengguna. Dari jumlah tersebut, 98 persennya aktif mengonsumsi media sosial melalui ponsel. Penggun...

NASKAH ESAI : Selayang Pandang Jurnalisme Kemanusiaan di Masa Pandemi

Penulis: Vena Lidya Khairunissa (Juara 2 Lomba Esai Festival Jurnalistik LPM Suaka UNIKAL 2021)      Pandemi Covid-19 belum usai. Masyarakat tengah tertatih-tatih berjuang demi menyambung hidup. Pengorbanan dan tangisan menyertai. Kemanusiaan tengah diuji. Pastinya, seorang jurnalis tidak boleh diam melihat realitas yang ada.             Pada akhirnya, kerja jurnalisme adalah kerja kemanusiaan. Produk jurnalisme tidak lagi selesai pada penerbitan saja, tetapi itu malah menjadi awal dari cerita baru tentang manusia.   Dua kalimat tersebut merupakan penutup tulisan Andreas Maryoto berjudul “ Jurnalisme adalah Kerja Kemanusiaan ” ( Kompas , 28/06/2021).  Sejalan dengan pendapat Andreas Maryoto, bagi saya peran  jurnalisme bukan sekadar persoalaan teknis mencari dan menulis berita, namun juga membentuk makna. Melalui produk jurnalisme yang terjamin kebenarannya, dapat mendorong orang-orang untuk berkreasi...

NASKAH ESAI: Membangun Media yang Memanusiakan Manusia

     Penulis: Diki Mardiansyah (Juara 3 Lomba Esai Festival Jurnalistik LPM Suaka UNIKAL 2021)      Media semakin tidak memegang etika jurnalistik dan menuju keadaan yang semakin mengkhawatirkan. Banyak malpraktik di industri media. Profesi wartawan banyak digunakan oleh orang-orang yang tidak jelas, hanya untuk mencari keuntungan pribadi semata. Baik dengan mencari “amplop”, memeras, clickbait, membuat media “abal-abal” yang tujuannya hanya mencari uang, atau menjadikan media memuat berita yang jauh dari nilai-nilai kemanusiaan      Hal itu, saya kira, menjadi pelanggaran kode etik yang sangat serius dan semakin menggejala. Dengan dilanggarnya kode etik jurnalistik itu, implikasinya adalah media tidak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan karena membuat berita yang tidak berkualitas dan bermutu. Padahal, media menjadi sarana penting untuk menyampaikan pesan tentang kemanusiaan. Sebab, kemanusiaan adalah nilai universal yang dapat men...