Langsung ke konten utama

Fakultas Farmasi Unikal Selenggarakan LCC Farmasi tingkat Eks-Karesidenan Pekalongan


            Pekalongan – Fakultas Farmasi Universitas Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Lomba Cerdas Cermat Farmasi 2018 yang diikuti oleh pelajar SMK Farmasi se eks- Karesidenan Pekalongan. Kegiatan ini dilaksanakan di Auditorium Gedung C lantai 3 Universitas Pekalongan. Sebenarnya ada 25 SMK Farmasi yang ada di eks-karesidenan Pekalongan namun, panitia penyelenggara membatasi sebanyak 20 kuota saja untuk peserta lomba tersebut. Namun, hanya berjumlah 14 sekolah saja yang mengikuti lomba cerdas cermat ini. Lomba ini ada 3 tahap yang harus diikuti oleh peserta yaitu, pertama babak tertulis, kedua babak rebutan,  ketiga babak tertulis dan rebutan. Kegiatan ini mengambil tema “Menggali Potensi Kefarmasian dalam Upaya Meningkatkan Derajat Kesehatan Indonesia.”

“Kami mengambil tema tesebut supaya masyarakat terutama pelajar SMK Farmasi bisa mengembangkan potensinya dalam ilmu kefarmasiannya baik teori maupun praktik sehingga lebih diintegritaskan lagi.” Ujar Amanda Kusuma, ketua pelaksana kegiatan.

            Suasana didalam auditorium nampak ramai ditambah peserta dan pendukungnya yang antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut. Kemudian didapatlah juara I,II dan III dari lomba tersebut. Juara I diperoleh SMK Muhammadiyah Lebaksiu Pekalongan dengan guru pembimbing Bapak Mubarok. Juara II SMK Bardan Wasalam dan Juara III SMK Media Pekalongan.

“Persiapan yang kami lakukan terutama menjaga kekompakan tim terlebih dahulu dengan proses yang agak sengit. Di sekolah kita melakukan seleksi ketat berupa pembuatan soal pilihan ganda dan essay oleh guru pembimbing dan siswa diminta mengerjakan soal tersebut. Setelah mendapat siswa dengan nilai yang tinggi kita bersama-sama dengan guru produktif untuk membimbing agar menjadi juara.” Ujar Mubarok, guru produktif SMK Muhammadiyah Lebaksiu Pekalongan.

Perasaan yang dirasakan oleh para juara sangat bermacam-macam sebab mampu membuktikan bahwa mereka bisa dalam mengikuti lomba tersebut dan membawa pulang piala untuk sekolah. Acara ini berlangsung dengan lancar walaupun ada sedikit kendala yakni kekurangan panitia pelaksana karena banyak mahasiswa yang sudah semester atas sedang melakukan praktik kerja lapangan. Patut acungkan jempol bagi para panitia yang sudah melaksanakan kegiatan lomba tersebut.
Penulis: Agistina Sekarini K

Komentar

Postingan populer dari blog ini

NASKAH ESAI: Membangun Media yang Memanusiakan Manusia

     Penulis: Diki Mardiansyah (Juara 3 Lomba Esai Festival Jurnalistik LPM Suaka UNIKAL 2021)      Media semakin tidak memegang etika jurnalistik dan menuju keadaan yang semakin mengkhawatirkan. Banyak malpraktik di industri media. Profesi wartawan banyak digunakan oleh orang-orang yang tidak jelas, hanya untuk mencari keuntungan pribadi semata. Baik dengan mencari “amplop”, memeras, clickbait, membuat media “abal-abal” yang tujuannya hanya mencari uang, atau menjadikan media memuat berita yang jauh dari nilai-nilai kemanusiaan      Hal itu, saya kira, menjadi pelanggaran kode etik yang sangat serius dan semakin menggejala. Dengan dilanggarnya kode etik jurnalistik itu, implikasinya adalah media tidak mencerminkan nilai-nilai kemanusiaan karena membuat berita yang tidak berkualitas dan bermutu. Padahal, media menjadi sarana penting untuk menyampaikan pesan tentang kemanusiaan. Sebab, kemanusiaan adalah nilai universal yang dapat menjadi landasan keharmonisan di dalam kehidup

JUKLAK DAN JUKNIS LOMBA KARIKATUR DIES NATALIS LPM SUARA KAMPUS UNIVERSITAS PEKALONGAN 2016

Tema Lomba : “Peran Independensi Media dalam Mempengaruhi Perspektif Publik” KETENTUAN PESERTA LOMBA KARIKATUR Peserta adalah mahasiswa dan pelajar SMA/SMK/sederajat yang berada di Kota dan Kabupaten Pekalongan. Lomba karikatur dilaksanakan secara on the spot pada hari Kamis tanggal 15 Desember 2016 pukul 08.00 – 11.00 WIB. Peserta menggunakan pakaian bebas, rapi, dan sopan serta memakai sepatu. Peserta wajib menaati tata tertib dan peraturan yang ada. Peserta wajib melakukan registrasi ulang maksimal 15 menit sebelum acara dimulai. KRITERIA LOMBA Penilaian berdasarkan orisionalitas, kesesuaian dengan tema, dan pesan yang disampaikan. Karya tidak boleh mengandung unsur pornografi dan SARA. Hasil karya boleh berwarna atau hitam putih. Juara 1, 2, dan 3 akan ditentukan oleh juri, dan juara favorit akan dipilih melalui suara terbanyak dari panitia. Pemenang berhak mendapatkan tropi, piagam penghargaan, dan uang pembinaan. TEKNIS LOMBA Peserta wajib membawa alat ga

Kemampuan Berbahasa Anak Menentukan Kecerdasan Anak, Benarkah Begitu?

     Secara etimologi, kata bahasa berasal dari bahasa Sansekerta yaitu bhāṣā yang berarti kemampuan yang dimiliki manusia untuk berkomunikasi dengan sesamanya menggunakan tanda, misalnya kata dan gerakan. Dalam pedoman Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bahasa memiliki pengertian yaitu suatu sistem lambang bunyi yang arbitrer digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi, dan mengidentifikasikan diri. Di pengertian lainnya menyebutkan, bahasa adalah segala bentuk komunikasi di mana pikiran dan perasaan seseorang disimbolisasikan agar dapat menyampaikan arti kepada orang lain. Bahasa mencakup segala bentuk komunikasi, baik yang diutarakan dalam bentuk lisan, tulisan, bahasa isyarat, bahasa gerak tubuh, ekspresi wajah, ataupun seni.      Nah, kalian tahu nggak sih , bagaimana cara seorang anak memperoleh bahasa pertamanya? Seorang anak memperoleh bahasa pertamanya melalui interaksi dengan lingkungan sekitarnya. Tidak hanya dengan orang tuanya atau orang d